diare merupakan masalah yang sering kita temui di lingkungan sekitar kita, mulai dari bayi, balita, hingga orang dewasa pasti pernah mengalami diare. walaupun diare terlihat enteng, di Indonesia diare merupakan penyebab kematian balita kedua tertinggi dan jumlah angka kejadian berkisar sekitar 150.000-200.000 kasus per tahun. bisa dibayangkan menurunnya kualitas hidup masyarakat Indonesia hanya karena penyakit diare.
pengertian diare adalah buang air besar yang tidak normal dimana terjadi perubahan konsistensi / kepadatan tinja yang terjadi lebih dari 3 kali dalam 24 jam. perubahan kepadatan ini biasanya berubah menjadi lebih cair dengan atau tanpa darah.
banyak hal yang bisa menyebabkan diare, bisa virus, bakteri, ataupun protozoa. virus yang biasa menyebabkan diare adalah jenis rotavirus, dimana 90% kejadian diare pada anak-anak dibawah 5 tahun disebabkan oleh virus ini. selain virus, ada beberapa jenis bakteri yang bisa menyebabkan diare, yaitu E. coli, Shigella sp., campylobacter sp., Yersinia sp., Salmonella sp., da Vibrio sp.
selain kuman, diare juga bisa disebabkan oleh kelainan absorpsi / pencernaan karbohidrat, alergi terhadap makanan tertentu, keracunan makanan, penderita AIDS, dan adanya kelainan di saluran pencernaan.
akibat dari penyakit diare adalah adanya kondisi kekurangan cairan atau dehidrasi. oleh karena itu, yang harus dilakukan pada penderita diare adalah penanganan dehidrasi dan menghentikan penyakit diarenya itu sendiri.
penanganan dehidrasi disesuaikan dengan derajat dehidrasi, berikut ini
| Penilaian | A | B | C |
|
Keadaan umum Mata Air mata Mulut dan lidah Rasa haus |
baik, sadar normal ada basah minum biasa |
gelisah, rewel cekung tidak ada kering ingin minum banyak |
lesu, lunglai sangat cekung tidak ada sangat kering malas minum |
| Turgor Kulit | kemabli cepat | kembali lambat | kembali sangat lambat |
untuk dehidrasi A ada tiga cara dasar terapi di rumah, yaitu sbb:
1. beri anak cairan lebih banyak dari biasanya, agar tidak dehidrasi
2. beri anak makanan yang cukup dan bergizi, untuk mencegah kekurangan gizi
3. bawa anak ke sarana kesehatan bila diarenya tidak membaik atau ada tanda-tanda dehidrasi atau timbul gejala lain yang serius.
untuk dehidrasi B, jumlah oralit diberikan pada 3 jam pertama adalah berat badan penderita dikali 75ml.
untuk dehidrasi C diberikan cairan lewat intravena. cairan intravena hanya boleh dilakukan oleh petugas kesehatan di pelayanan kesehatan terdekat.
selain pemberian cairan oralit, diberi juga makanan dan obat yang bisa memperbaiki kondisi penderita. jadi penderita diare tidak boleh dipuasakan tetapi diberi makanan porsi kecil, sering, dan rendah serat. sedangkan jika masih menyusui, maka ASI tetap diberikan. selain makanan, penderita dewasa juga boleh meminum obat-obatan antidiare yang beredar di pasaran.
demikian penjelasan singkat tentang diare. semoga apa yang dikemukakan bisa menjadi manfaat dan bisa mengurangi angka kejadian diare di lingkungan sekitar anda.
pengertian diare, diare adalah, derajat dehidrasi dan penanganannya, masalah diare dengan lingkungan, permasalaha n diare, diare dan penanganannya, masalah diare, makanan penderita diare, permasalahan diare di indonesia, permasalahan diare adalahinfo lainnya tentang Diare : permasalahan dan penanganan:
dapatkan domain gratis ber-ekstensi co.cc
cek ketersediaan nama domain:
Artikel Terkait:
pengertian diare, diare adalah, derajat dehidrasi dan penanganannya, masalah diare dengan lingkungan, permasalaha n diare, diare dan penanganannya, masalah diare, makanan penderita diare, permasalahan diare di indonesia, permasalahan diare adalah




