<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>IndraPermana.Com</title>
	<atom:link href="http://indrapermana.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indrapermana.com</link>
	<description>look, listen, feel, understand, share</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Feb 2010 07:49:31 +0000</lastBuildDate>
	
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>mujahadah</title>
		<link>http://indrapermana.com/mujahadah.html</link>
		<comments>http://indrapermana.com/mujahadah.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 07:46:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indra permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[berjuang]]></category>
		<category><![CDATA[bersungguh-sungguh]]></category>
		<category><![CDATA[kerja cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[kerja ikhlas]]></category>
		<category><![CDATA[kerja keras]]></category>
		<category><![CDATA[mujahadah]]></category>
		<category><![CDATA[mujahid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrapermana.com/?p=553</guid>
		<description><![CDATA[pernah mendengar kata itu?? secara bahasa, mujahadah berarti bersungguh-sungguh atau berjuang. berjuang dalam hal apa?? tidak ada batasan jelas dalam hal apa mujahadah dilaksanakan, tapi menurut hemat saya mujahadah bisa di aplikasikan dalam hal apapun, baik itu pekerjaan atau usaha anda.
ada tiga hal yang menjadi inti dari mujahadah, yaitu kerja keras, kerja cerdas, dan kerja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-554" title="mujahadah" src="http://indrapermana.com/wp-content/uploads/2010/02/mujaheed3-150x150.jpg" alt="mujahadah" width="150" height="150" />pernah mendengar kata itu?? secara bahasa, mujahadah berarti bersungguh-sungguh atau berjuang. berjuang dalam hal apa?? tidak ada batasan jelas dalam hal apa mujahadah dilaksanakan, tapi menurut hemat saya mujahadah bisa di aplikasikan dalam hal apapun, baik itu pekerjaan atau usaha anda.</p>
<p>ada tiga hal yang menjadi inti dari mujahadah, yaitu kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. semakin mendalami ketiga hal ini, semakin saya merasa ketiga hal ini tidak pernah bisa dipisahkan.<span id="more-553"></span></p>
<p>coba sekarang pikirin kalo kita cuma kerja keras aja. tukang becak, tukang kuli bangunan, tukang sampah, kurang keras apa coba kerja mereka?? tapi lihat hasil yang mereka rasakan sekarang, mereka bener2 jadi beban masyarakat dan beban pemerintah. mereka selalu bermimpi, tapi karena mereka hanya kerja keras, mereka tidak pernah bisa menjadi lebih baik.</p>
<p>oke, gimana kalo kerja cerdas?? ini jauh lebih baik dari kerja keras. bos, CEO, manager, dan pekerja kantoran adalah orang-orang yang kerja cerdas. taraf hidup mereka udah lebih baik dari yang lain. ya, mereka jadi orang yang sangat sukses, tapi saya yakin (entah dari mana keyakinan itu muncul) mereka pasti punya beban besar dalam hidup mereka. ga jarang saya denger orang2 sukses tapi stress. orang2 sejahtera tapi masuk rumah sakit jiwa. mau kayak gitu?? mmhh,, kayaknya ga juga deh.</p>
<p>nah, sekarang kerja ikhlas. sebenernya yang namanya ikhlas tuh bukan berarti nerima semua dan ga berusaha lebih. yang namanya ikhlas itu adalah berusaha sekuat tenaga sampai ALLOH bener2 ga ngasih lagi jalan (itu sih pengertian saya aja) apapun dan dimanapun pekerjaannya. yang jadi perhatian dari kerja ikhlas ini adalah sikap pasrah dan menerima segala keputusan ALLOH, mau sepahit apapun itu.</p>
<p>jadi sebenernya ga ada yang lebih baik dari ketiga hal itu, yang paling bener itu adalah kerja keras dengan segala daya, kerja cerdas biar ga terlalu cape, dan kerja ikhlas biar ALLOH meridhoi&#8230;</p>
<p>so, mari kita bekerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas</p>
<p>gambar diambil dari: http://mohdfais.net/?p=537<br />
<h4>Possibly related posts: (automatically generated)</h4>
<ul>
<li style="list-style: none;">Related posts on <b>berjuang</b></li>
<li><a target="_blank" href="http://mansur0msr.wordpress.com/2010/02/11/segala-sesuatu-indah-pada-waktunya/">SEGALA SESUATU INDAH PADA WAKTUNYA « Miracle Love</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://warkahraudhah.wordpress.com/2010/02/11/isi-hati/">Isi hati « sebuah catatan – rijal tarbiyah</a></li>
</ul>
<a href="http://indrapermana.com/mujahadah.html" title="mujahadah">mujahadah</a>, <a href="http://indrapermana.com/mujahadah.html" title="apakah ikhlas mujahadah?">apakah ikhlas mujahadah?</a>, <a href="http://indrapermana.com/mujahadah.html" title="kerja cerdas menurut islam">kerja cerdas menurut islam</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrapermana.com/mujahadah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kekurangan Energi Protein (KEP)</title>
		<link>http://indrapermana.com/kekurangan-energi-protein-kep.html</link>
		<comments>http://indrapermana.com/kekurangan-energi-protein-kep.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 03:42:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indra permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrapermana.com/?p=545</guid>
		<description><![CDATA[Kekurangan Energi Protein (KEP) adalah kondisi dimana asupan makanan tidak mampu memenuhi kebutuhan protein dan energi yang dibutuhkan oleh tubuh. KEP terbagi menjadi tiga jenis, yaitu marasmus, kwashiorkor, dan marasmic-kwashiorkor.1 
 Marasmus merupakan jenis KEP yang non-edema, marasmus disebabkan oleh kondisi kelaparan yang akut yang bisa menyebabkan pengurusan berat badan secara cepat. Kwashiorkor merupakan jenis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-546" title="busung lapar" src="http://indrapermana.com/wp-content/uploads/2010/01/lapar3-150x150.jpg" alt="busung lapar" width="150" height="150" />Kekurangan Energi Protein</span><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"> (KEP)</span><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN"> adalah kondisi dimana asupan makanan tidak mampu memenuhi kebutuhan protein dan energ</span><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">i</span><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN"> yang dibutuhkan oleh tubuh</span><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">. KEP terbagi menjadi tiga jenis, yaitu marasmus, kwashiorkor, dan marasmic-kwashiorkor.</span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-begin" mce_style="mso-element:field-begin"></span> ADDIN EN.CITE &lt;EndNote&gt;&lt;Cite&gt;&lt;Author&gt;Torn&lt;/Author&gt;&lt;Year&gt;2006&lt;/Year&gt;&lt;RecNum&gt;1&lt;/RecNum&gt;&lt;record&gt;&lt;rec-number&gt;1&lt;/rec-number&gt;&lt;foreign-keys&gt;&lt;key app=&quot;EN&quot; db-id=&quot;zf2d0vf00pa95me5twvvx5spx99d0efsfatr&quot;&gt;1&lt;/key&gt;&lt;/foreign-keys&gt;&lt;ref-type name=&quot;Book Section&quot;&gt;5&lt;/ref-type&gt;&lt;contributors&gt;&lt;authors&gt;&lt;author&gt;Benjamin Torn&lt;/author&gt;&lt;/authors&gt;&lt;secondary-authors&gt;&lt;author&gt;Shils, Maurice E.&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Shike, Moshe&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Ross, A. Catharine&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Caballero, Benjamin&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Cousins, Robert J.&lt;/author&gt;&lt;/secondary-authors&gt;&lt;/contributors&gt;&lt;titles&gt;&lt;title&gt;Protein-Energy Malnutrition&lt;/title&gt;&lt;secondary-title&gt;Modern Nutrition in Health and Disease&lt;/secondary-title&gt;&lt;/titles&gt;&lt;pages&gt;883&lt;/pages&gt;&lt;edition&gt;10&lt;/edition&gt;&lt;section&gt;57&lt;/section&gt;&lt;dates&gt;&lt;year&gt;2006&lt;/year&gt;&lt;/dates&gt;&lt;publisher&gt;Lippincott Williams and Wilkins&lt;/publisher&gt;&lt;isbn&gt;0781741335&lt;/isbn&gt;&lt;urls&gt;&lt;/urls&gt;&lt;/record&gt;&lt;/Cite&gt;&lt;/EndNote&gt;<span style="mso-element:field-separator" mce_style="mso-element:field-separator"></span></span>< ![endif]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><sup><span>1</span></sup></span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-end" mce_style="mso-element:field-end"></span></span>< ![endif]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><span> </span>Marasmus merupakan jenis KEP yang non-edema, marasmus disebabkan oleh kondisi kelaparan yang akut yang bisa menyebabkan pengurusan berat badan secara cepat. Kwashiorkor merupakan jenis KEP yang menyebabkan edema, kwashiorkor disebabkan oleh penurunan asupan protein yang cukup lama sehingga menyebabkan kondisi kekurangan protein kronis. Sedangkan jenis marasmic-kwashiorkor merupakan gabungan kedua jenis KEP yang ditandai dengan kekurangan energi dan protein yang cukup lama sehingga menyebabkan pengurusan berat badan dan terjadinya edema.</span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-begin" mce_style="mso-element:field-begin"></span> ADDIN EN.CITE &lt;EndNote&gt;&lt;Cite&gt;&lt;Author&gt;Torn&lt;/Author&gt;&lt;Year&gt;2006&lt;/Year&gt;&lt;RecNum&gt;1&lt;/RecNum&gt;&lt;record&gt;&lt;rec-number&gt;1&lt;/rec-number&gt;&lt;foreign-keys&gt;&lt;key app=&quot;EN&quot; db-id=&quot;zf2d0vf00pa95me5twvvx5spx99d0efsfatr&quot;&gt;1&lt;/key&gt;&lt;/foreign-keys&gt;&lt;ref-type name=&quot;Book Section&quot;&gt;5&lt;/ref-type&gt;&lt;contributors&gt;&lt;authors&gt;&lt;author&gt;Benjamin Torn&lt;/author&gt;&lt;/authors&gt;&lt;secondary-authors&gt;&lt;author&gt;Shils, Maurice E.&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Shike, Moshe&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Ross, A. Catharine&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Caballero, Benjamin&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Cousins, Robert J.&lt;/author&gt;&lt;/secondary-authors&gt;&lt;/contributors&gt;&lt;titles&gt;&lt;title&gt;Protein-Energy Malnutrition&lt;/title&gt;&lt;secondary-title&gt;Modern Nutrition in Health and Disease&lt;/secondary-title&gt;&lt;/titles&gt;&lt;pages&gt;883&lt;/pages&gt;&lt;edition&gt;10&lt;/edition&gt;&lt;section&gt;57&lt;/section&gt;&lt;dates&gt;&lt;year&gt;2006&lt;/year&gt;&lt;/dates&gt;&lt;publisher&gt;Lippincott Williams and Wilkins&lt;/publisher&gt;&lt;isbn&gt;0781741335&lt;/isbn&gt;&lt;urls&gt;&lt;/urls&gt;&lt;/record&gt;&lt;/Cite&gt;&lt;/EndNote&gt;<span style="mso-element:field-separator" mce_style="mso-element:field-separator"></span></span>< ![endif]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><sup><span>1<span id="more-545"></span></span></sup></span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-end" mce_style="mso-element:field-end"></span></span>< ![endif]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><span> </span>Ada tiga faktor utama yang menjadi penyebab KEP, yaitu faktor sosial dan ekonomi, faktor biologis, dan faktor lingkungan. Angka kemiskinan yang meningkat di masyarakat menyebabkan masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah kesulitan mendapatkan bahan makanan yang memenuhi kebutuhan gizi tubuh. Selain itu kondisi lingkungan yang tidak sehat dan cara pengasuhan anak yang tidak tepat dapat menyebabkan seorang balita menderita KEP.</span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt; line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt; line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element: field-begin" mce_style="mso-element: field-begin"></span> ADDIN EN.CITE &lt;EndNote&gt;&lt;Cite&gt;&lt;Author&gt;Torn&lt;/Author&gt;&lt;Year&gt;2006&lt;/Year&gt;&lt;RecNum&gt;1&lt;/RecNum&gt;&lt;record&gt;&lt;rec-number&gt;1&lt;/rec-number&gt;&lt;foreign-keys&gt;&lt;key app=&quot;EN&quot; db-id=&quot;zf2d0vf00pa95me5twvvx5spx99d0efsfatr&quot;&gt;1&lt;/key&gt;&lt;/foreign-keys&gt;&lt;ref-type name=&quot;Book Section&quot;&gt;5&lt;/ref-type&gt;&lt;contributors&gt;&lt;authors&gt;&lt;author&gt;Benjamin Torn&lt;/author&gt;&lt;/authors&gt;&lt;secondary-authors&gt;&lt;author&gt;Shils, Maurice E.&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Shike, Moshe&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Ross, A. Catharine&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Caballero, Benjamin&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Cousins, Robert J.&lt;/author&gt;&lt;/secondary-authors&gt;&lt;/contributors&gt;&lt;titles&gt;&lt;title&gt;Protein-Energy Malnutrition&lt;/title&gt;&lt;secondary-title&gt;Modern Nutrition in Health and Disease&lt;/secondary-title&gt;&lt;/titles&gt;&lt;pages&gt;883&lt;/pages&gt;&lt;edition&gt;10&lt;/edition&gt;&lt;section&gt;57&lt;/section&gt;&lt;dates&gt;&lt;year&gt;2006&lt;/year&gt;&lt;/dates&gt;&lt;publisher&gt;Lippincott Williams and Wilkins&lt;/publisher&gt;&lt;isbn&gt;0781741335&lt;/isbn&gt;&lt;urls&gt;&lt;/urls&gt;&lt;/record&gt;&lt;/Cite&gt;&lt;/EndNote&gt;<span style="mso-element:field-separator" mce_style="mso-element:field-separator"></span></span>< ![endif]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><sup><span>1</span></sup></span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-end" mce_style="mso-element:field-end"></span></span>< ![endif]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Faktor biologis yang dapat menyebabkan KEP adalah adanya kondisi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) yang diakibatkan dari malnutrisi intrauterus dan adanya kondisi infeksius seperti AIDS, tuberculosis, dan penyakit infeksius lain yang menyebabkan penurunan kadar protein dalam tubuh yang menyerang tubuh anak penderita KEP.</span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-begin" mce_style="mso-element:field-begin"></span> ADDIN EN.CITE &lt;EndNote&gt;&lt;Cite&gt;&lt;Author&gt;Torn&lt;/Author&gt;&lt;Year&gt;2006&lt;/Year&gt;&lt;RecNum&gt;1&lt;/RecNum&gt;&lt;record&gt;&lt;rec-number&gt;1&lt;/rec-number&gt;&lt;foreign-keys&gt;&lt;key app=&quot;EN&quot; db-id=&quot;zf2d0vf00pa95me5twvvx5spx99d0efsfatr&quot;&gt;1&lt;/key&gt;&lt;/foreign-keys&gt;&lt;ref-type name=&quot;Book Section&quot;&gt;5&lt;/ref-type&gt;&lt;contributors&gt;&lt;authors&gt;&lt;author&gt;Benjamin Torn&lt;/author&gt;&lt;/authors&gt;&lt;secondary-authors&gt;&lt;author&gt;Shils, Maurice E.&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Shike, Moshe&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Ross, A. Catharine&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Caballero, Benjamin&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Cousins, Robert J.&lt;/author&gt;&lt;/secondary-authors&gt;&lt;/contributors&gt;&lt;titles&gt;&lt;title&gt;Protein-Energy Malnutrition&lt;/title&gt;&lt;secondary-title&gt;Modern Nutrition in Health and Disease&lt;/secondary-title&gt;&lt;/titles&gt;&lt;pages&gt;883&lt;/pages&gt;&lt;edition&gt;10&lt;/edition&gt;&lt;section&gt;57&lt;/section&gt;&lt;dates&gt;&lt;year&gt;2006&lt;/year&gt;&lt;/dates&gt;&lt;publisher&gt;Lippincott Williams and Wilkins&lt;/publisher&gt;&lt;isbn&gt;0781741335&lt;/isbn&gt;&lt;urls&gt;&lt;/urls&gt;&lt;/record&gt;&lt;/Cite&gt;&lt;/EndNote&gt;<span style="mso-element:field-separator" mce_style="mso-element:field-separator"></span></span>< ![endif]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><sup><span>1</span></sup></span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-end" mce_style="mso-element:field-end"></span></span>< ![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><span> </span>Faktor lingkungan yang dapat menyebabkan seorang anak menderita KEP adalah kondisi lingkungan yang penuh sesak serta kondisi alam yang tidak dapat dihindari seperti kekeringan, kebanjiran, kondisi perang, dan kondisi lainnya yang dapat mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit dan kondisi kelaparan yang menyerang seorang anak. kondisi inilah yang kemudian akan menyebabkan seorang anak menderita KEP.</span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-begin" mce_style="mso-element:field-begin"></span> ADDIN EN.CITE &lt;EndNote&gt;&lt;Cite&gt;&lt;Author&gt;Torn&lt;/Author&gt;&lt;Year&gt;2006&lt;/Year&gt;&lt;RecNum&gt;1&lt;/RecNum&gt;&lt;record&gt;&lt;rec-number&gt;1&lt;/rec-number&gt;&lt;foreign-keys&gt;&lt;key app=&quot;EN&quot; db-id=&quot;zf2d0vf00pa95me5twvvx5spx99d0efsfatr&quot;&gt;1&lt;/key&gt;&lt;/foreign-keys&gt;&lt;ref-type name=&quot;Book Section&quot;&gt;5&lt;/ref-type&gt;&lt;contributors&gt;&lt;authors&gt;&lt;author&gt;Benjamin Torn&lt;/author&gt;&lt;/authors&gt;&lt;secondary-authors&gt;&lt;author&gt;Shils, Maurice E.&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Shike, Moshe&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Ross, A. Catharine&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Caballero, Benjamin&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Cousins, Robert J.&lt;/author&gt;&lt;/secondary-authors&gt;&lt;/contributors&gt;&lt;titles&gt;&lt;title&gt;Protein-Energy Malnutrition&lt;/title&gt;&lt;secondary-title&gt;Modern Nutrition in Health and Disease&lt;/secondary-title&gt;&lt;/titles&gt;&lt;pages&gt;883&lt;/pages&gt;&lt;edition&gt;10&lt;/edition&gt;&lt;section&gt;57&lt;/section&gt;&lt;dates&gt;&lt;year&gt;2006&lt;/year&gt;&lt;/dates&gt;&lt;publisher&gt;Lippincott Williams and Wilkins&lt;/publisher&gt;&lt;isbn&gt;0781741335&lt;/isbn&gt;&lt;urls&gt;&lt;/urls&gt;&lt;/record&gt;&lt;/Cite&gt;&lt;/EndNote&gt;<span style="mso-element:field-separator" mce_style="mso-element:field-separator"></span></span>< ![endif]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><sup><span>1</span></sup></span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-end" mce_style="mso-element:field-end"></span></span>< ![endif]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Saat ini KEP merupakan masalah serius yang sedang dihadapi oleh Negara berkembang karena tingkat prevalensinya sangat tinggi. Kematian bayi pada umur 6 hingga 59 bulan di Negara berkembang di dominasi oleh kasus kekurangan nutrisi yang parah.</span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-begin" mce_style="mso-element:field-begin"></span> ADDIN EN.CITE &lt;EndNote&gt;&lt;Cite&gt;&lt;Author&gt;Torn&lt;/Author&gt;&lt;Year&gt;2006&lt;/Year&gt;&lt;RecNum&gt;1&lt;/RecNum&gt;&lt;record&gt;&lt;rec-number&gt;1&lt;/rec-number&gt;&lt;foreign-keys&gt;&lt;key app=&quot;EN&quot; db-id=&quot;zf2d0vf00pa95me5twvvx5spx99d0efsfatr&quot;&gt;1&lt;/key&gt;&lt;/foreign-keys&gt;&lt;ref-type name=&quot;Book Section&quot;&gt;5&lt;/ref-type&gt;&lt;contributors&gt;&lt;authors&gt;&lt;author&gt;Benjamin Torn&lt;/author&gt;&lt;/authors&gt;&lt;secondary-authors&gt;&lt;author&gt;Shils, Maurice E.&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Shike, Moshe&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Ross, A. Catharine&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Caballero, Benjamin&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Cousins, Robert J.&lt;/author&gt;&lt;/secondary-authors&gt;&lt;/contributors&gt;&lt;titles&gt;&lt;title&gt;Protein-Energy Malnutrition&lt;/title&gt;&lt;secondary-title&gt;Modern Nutrition in Health and Disease&lt;/secondary-title&gt;&lt;/titles&gt;&lt;pages&gt;883&lt;/pages&gt;&lt;edition&gt;10&lt;/edition&gt;&lt;section&gt;57&lt;/section&gt;&lt;dates&gt;&lt;year&gt;2006&lt;/year&gt;&lt;/dates&gt;&lt;publisher&gt;Lippincott Williams and Wilkins&lt;/publisher&gt;&lt;isbn&gt;0781741335&lt;/isbn&gt;&lt;urls&gt;&lt;/urls&gt;&lt;/record&gt;&lt;/Cite&gt;&lt;/EndNote&gt;<span style="mso-element:field-separator" mce_style="mso-element:field-separator"></span></span>< ![endif]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><sup><span>1</span></sup></span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-end" mce_style="mso-element:field-end"></span></span>< ![endif]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><span> </span>Salah satu Negara berkembang yang sedang berusaha mengatasi angka kejadian KEP adalah Indonesia. Menurut data statistik Departemen Kesehatan Indonesia tahun 2005, ditemukan sekitar 14.500.000 penduduk Indonesia menderita KEP. Angka ini mencapai 6% dari keseluruhan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 241.973.879 jiwa. dari sekian banyak penduduk Indonesia yang menderita KEP, kebanyakan penderitanya adalah anak dibawah usia dibawah lima tahun (balita). Salah satu dampak dari KEP adalah meningkatnya angka mortalitas dan morbiditas. </span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-begin" mce_style="mso-element:field-begin"></span><span style="mso-spacerun:yes" mce_style="mso-spacerun:yes"> </span>ADDIN EN.CITE &lt;EndNote&gt;&lt;Cite&gt;&lt;Author&gt;siswono&lt;/Author&gt;&lt;Year&gt;2006&lt;/Year&gt;&lt;RecNum&gt;7&lt;/RecNum&gt;&lt;record&gt;&lt;rec-number&gt;7&lt;/rec-number&gt;&lt;foreign-keys&gt;&lt;key app=&quot;EN&quot; db-id=&quot;zf2d0vf00pa95me5twvvx5spx99d0efsfatr&quot;&gt;7&lt;/key&gt;&lt;/foreign-keys&gt;&lt;ref-type name=&quot;Web Page&quot;&gt;12&lt;/ref-type&gt;&lt;contributors&gt;&lt;authors&gt;&lt;author&gt;siswono&lt;/author&gt;&lt;/authors&gt;&lt;/contributors&gt;&lt;titles&gt;&lt;title&gt;14 Juta Lebih Penduduk Indonesia Menderita Gizi Buruk&lt;/title&gt;&lt;/titles&gt;&lt;dates&gt;&lt;year&gt;2006&lt;/year&gt;&lt;/dates&gt;&lt;urls&gt;&lt;related-urls&gt;&lt;url&gt;http://www.gizi.net/cgi-bin/berita/fullnews.cgi?newsid1141279793,12862,&lt;/url&gt;&lt;/related-urls&gt;&lt;/urls&gt;&lt;/record&gt;&lt;/Cite&gt;&lt;/EndNote&gt;<span style="mso-element:field-separator" mce_style="mso-element:field-separator"></span></span>< ![endif]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><sup><span>2</span></sup></span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-end" mce_style="mso-element:field-end"></span></span>< ![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><span> </span>Menurut data WHO, angka kematian bayi yang disebabkan oleh KEP merupakan penyebab kematian balita tertinggi. Sekitar 2,2 juta balita meninggal setiap tahunnya karena menderita KEP.</span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-begin" mce_style="mso-element:field-begin"></span> ADDIN EN.CITE &lt;EndNote&gt;&lt;Cite&gt;&lt;Author&gt;WHO&lt;/Author&gt;&lt;Year&gt;2009&lt;/Year&gt;&lt;RecNum&gt;12&lt;/RecNum&gt;&lt;record&gt;&lt;rec-number&gt;12&lt;/rec-number&gt;&lt;foreign-keys&gt;&lt;key app=&quot;EN&quot; db-id=&quot;zf2d0vf00pa95me5twvvx5spx99d0efsfatr&quot;&gt;12&lt;/key&gt;&lt;/foreign-keys&gt;&lt;ref-type name=&quot;Web Page&quot;&gt;12&lt;/ref-type&gt;&lt;contributors&gt;&lt;authors&gt;&lt;author&gt;WHO&lt;/author&gt;&lt;/authors&gt;&lt;/contributors&gt;&lt;titles&gt;&lt;title&gt;Severe Acute Malnutrition&lt;/title&gt;&lt;/titles&gt;&lt;dates&gt;&lt;year&gt;2009&lt;/year&gt;&lt;/dates&gt;&lt;urls&gt;&lt;related-urls&gt;&lt;url&gt;http://www.who.int/nutrition/topics/malnutrition/en/&lt;/url&gt;&lt;/related-urls&gt;&lt;/urls&gt;&lt;/record&gt;&lt;/Cite&gt;&lt;/EndNote&gt;<span style="mso-element:field-separator" mce_style="mso-element:field-separator"></span></span>< ![endif]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><sup><span>3</span></sup></span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-end" mce_style="mso-element:field-end"></span></span>< ![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Selain menyebabkan kematian, KEP pun dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan kerusakan tubuh manusia mulai dari tingkat sel. Gangguan pertumbuhan terjadi karena pada kasus KEP terjadi gangguan produksi hormon-hormon pertumbuhan. Hal ini dapat terjadi karena hormon-hormon pertumbuhan memerlukan asupan asam amino untuk proses sintesis hormon tersebut. Pada kasus KEP, asupan asam amino menjadi berkurang, akibatnya proses sintesis hormon-hormon pertumbuhan menjadi terhambat.</span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt; line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt; line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element: field-begin" mce_style="mso-element: field-begin"></span> ADDIN EN.CITE &lt;EndNote&gt;&lt;Cite&gt;&lt;Author&gt;Torn&lt;/Author&gt;&lt;Year&gt;2006&lt;/Year&gt;&lt;RecNum&gt;1&lt;/RecNum&gt;&lt;record&gt;&lt;rec-number&gt;1&lt;/rec-number&gt;&lt;foreign-keys&gt;&lt;key app=&quot;EN&quot; db-id=&quot;zf2d0vf00pa95me5twvvx5spx99d0efsfatr&quot;&gt;1&lt;/key&gt;&lt;/foreign-keys&gt;&lt;ref-type name=&quot;Book Section&quot;&gt;5&lt;/ref-type&gt;&lt;contributors&gt;&lt;authors&gt;&lt;author&gt;Benjamin Torn&lt;/author&gt;&lt;/authors&gt;&lt;secondary-authors&gt;&lt;author&gt;Shils, Maurice E.&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Shike, Moshe&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Ross, A. Catharine&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Caballero, Benjamin&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Cousins, Robert J.&lt;/author&gt;&lt;/secondary-authors&gt;&lt;/contributors&gt;&lt;titles&gt;&lt;title&gt;Protein-Energy Malnutrition&lt;/title&gt;&lt;secondary-title&gt;Modern Nutrition in Health and Disease&lt;/secondary-title&gt;&lt;/titles&gt;&lt;pages&gt;883&lt;/pages&gt;&lt;edition&gt;10&lt;/edition&gt;&lt;section&gt;57&lt;/section&gt;&lt;dates&gt;&lt;year&gt;2006&lt;/year&gt;&lt;/dates&gt;&lt;publisher&gt;Lippincott Williams and Wilkins&lt;/publisher&gt;&lt;isbn&gt;0781741335&lt;/isbn&gt;&lt;urls&gt;&lt;/urls&gt;&lt;/record&gt;&lt;/Cite&gt;&lt;/EndNote&gt;<span style="mso-element:field-separator" mce_style="mso-element:field-separator"></span></span>< ![endif]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><sup><span>1</span></sup></span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-end" mce_style="mso-element:field-end"></span></span>< ![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">KEP pun dapat menyebabkan kerusakan organ mulai dari tingkat sel. Hampir setiap sel penyusun jaringan dan organ memiliki komponen protein dalam struktur penyusunnya. Mulai dari membran plasma, sitoplasma, organel penyusun sel, hingga inti sel memiliki komponen protein dalam strukturnya. Jika tubuh manusia kekurangan asupan protein maka sel-sel dalam tubuh akan mengalami kerusakan dan akan melakukan prosesn adaptasi dan kompensasi dengan cara meningkatkan pemecahan protein dari protein cadangan yang tersimpan.</span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-begin" mce_style="mso-element:field-begin"></span> ADDIN EN.CITE &lt;EndNote&gt;&lt;Cite&gt;&lt;Author&gt;Torn&lt;/Author&gt;&lt;Year&gt;2006&lt;/Year&gt;&lt;RecNum&gt;1&lt;/RecNum&gt;&lt;record&gt;&lt;rec-number&gt;1&lt;/rec-number&gt;&lt;foreign-keys&gt;&lt;key app=&quot;EN&quot; db-id=&quot;zf2d0vf00pa95me5twvvx5spx99d0efsfatr&quot;&gt;1&lt;/key&gt;&lt;/foreign-keys&gt;&lt;ref-type name=&quot;Book Section&quot;&gt;5&lt;/ref-type&gt;&lt;contributors&gt;&lt;authors&gt;&lt;author&gt;Benjamin Torn&lt;/author&gt;&lt;/authors&gt;&lt;secondary-authors&gt;&lt;author&gt;Shils, Maurice E.&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Shike, Moshe&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Ross, A. Catharine&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Caballero, Benjamin&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Cousins, Robert J.&lt;/author&gt;&lt;/secondary-authors&gt;&lt;/contributors&gt;&lt;titles&gt;&lt;title&gt;Protein-Energy Malnutrition&lt;/title&gt;&lt;secondary-title&gt;Modern Nutrition in Health and Disease&lt;/secondary-title&gt;&lt;/titles&gt;&lt;pages&gt;883&lt;/pages&gt;&lt;edition&gt;10&lt;/edition&gt;&lt;section&gt;57&lt;/section&gt;&lt;dates&gt;&lt;year&gt;2006&lt;/year&gt;&lt;/dates&gt;&lt;publisher&gt;Lippincott Williams and Wilkins&lt;/publisher&gt;&lt;isbn&gt;0781741335&lt;/isbn&gt;&lt;urls&gt;&lt;/urls&gt;&lt;/record&gt;&lt;/Cite&gt;&lt;Cite&gt;&lt;Author&gt;Junqueira&lt;/Author&gt;&lt;Year&gt;2005&lt;/Year&gt;&lt;RecNum&gt;10&lt;/RecNum&gt;&lt;record&gt;&lt;rec-number&gt;10&lt;/rec-number&gt;&lt;foreign-keys&gt;&lt;key app=&quot;EN&quot; db-id=&quot;zf2d0vf00pa95me5twvvx5spx99d0efsfatr&quot;&gt;10&lt;/key&gt;&lt;/foreign-keys&gt;&lt;ref-type name=&quot;Book Section&quot;&gt;5&lt;/ref-type&gt;&lt;contributors&gt;&lt;authors&gt;&lt;author&gt;Luiz Carlos Junqueira&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Jose Carneiro&lt;/author&gt;&lt;/authors&gt;&lt;/contributors&gt;&lt;titles&gt;&lt;title&gt;The Cytoplasm: Introduction&lt;/title&gt;&lt;secondary-title&gt;Basic Histology ‘Text &amp;amp; Atlas’&lt;/secondary-title&gt;&lt;/titles&gt;&lt;section&gt;2&lt;/section&gt;&lt;dates&gt;&lt;year&gt;2005&lt;/year&gt;&lt;/dates&gt;&lt;publisher&gt;McGraw-Hill Medical&lt;/publisher&gt;&lt;isbn&gt;0071440917&lt;/isbn&gt;&lt;urls&gt;&lt;/urls&gt;&lt;/record&gt;&lt;/Cite&gt;&lt;/EndNote&gt;<span style="mso-element:field-separator" mce_style="mso-element:field-separator"></span></span>< ![endif]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><sup><span>1, 4</span></sup></span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-end" mce_style="mso-element:field-end"></span></span>< ![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><span> </span>Pada kondisi KEP yang cukup parah, proses adaptasi yang akan dilakukan oleh tubuh adalah penurunan pengeluaran energi utama dan penggunaan sumber-sumber energi sekunder untuk menggantikan sumber energy utama yaitu glukosa. Sumber energi sekunder dapat berasal dari lemak yang tersimpan dalam sel adiposit dan juga pemecahan protein yang berada di otot dan hati. Pada kondisi normal, 75% asupan protein akan disimpan dalam hati dan 25% dipecah untuk proses metabolisme, tetapi jika asupan protein menurun tajam maka protein-protein yang berada dalam sel yang akan dipecah untuk kebutuhan pembentukan energi. Terjadinya pemecahan energy dari protein yang terus menerus dapat menyebabkan kerusakan jaringan yang parah dan akibatnya akan mengganggu fungsi dari jaringan atau organ tersebut.</span><!--[if supportFields]><span style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif"" mce_style="font-size:12.0pt;line-height:200%;font-family:"Times New Roman","serif""><span style="mso-element:field-begin" mce_style="mso-element:field-begin"></span> ADDIN EN.CITE &lt;EndNote&gt;&lt;Cite&gt;&lt;Author&gt;Torn&lt;/Author&gt;&lt;Year&gt;2006&lt;/Year&gt;&lt;RecNum&gt;1&lt;/RecNum&gt;&lt;record&gt;&lt;rec-number&gt;1&lt;/rec-number&gt;&lt;foreign-keys&gt;&lt;key app=&quot;EN&quot; db-id=&quot;zf2d0vf00pa95me5twvvx5spx99d0efsfatr&quot;&gt;1&lt;/key&gt;&lt;/foreign-keys&gt;&lt;ref-type name=&quot;Book Section&quot;&gt;5&lt;/ref-type&gt;&lt;contributors&gt;&lt;authors&gt;&lt;author&gt;Benjamin Torn&lt;/author&gt;&lt;/authors&gt;&lt;secondary-authors&gt;&lt;author&gt;Shils, Maurice E.&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Shike, Moshe&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Ross, A. Catharine&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Caballero, Benjamin&lt;/author&gt;&lt;author&gt;Cousins, Robert J.&lt;/author&gt;&lt;/secondary-authors&gt;&lt;/contributors&gt;&lt;titles&gt;&lt;title&gt;Protein-Energy Malnutrition&lt;/title&gt;&lt;secondary-title&gt;Modern Nutrition in Health and Disease&lt;/secondary-title&gt;&lt;/titles&gt;&lt;pages&gt;883&lt;/pages&gt;&lt;edition&gt;10&lt;/edition&gt;&lt;section&gt;57&lt;/section&gt;&lt;dates&gt;&lt;year&gt;2006&lt;/year&gt;&lt;/dates&gt;&lt;publisher&gt;Lippincott Williams and Wilkins&lt;/publisher&gt;&lt;isbn&gt;0781741335&lt;/isbn&gt;&lt;urls&gt;&lt;/urls&gt;&lt;/record&gt;&lt;/Cite&gt;&lt;/EndNote&gt;<span style="mso-element:field-separator" mce_style="mso-element:field-separator"></span></span>< ![endif]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><sup><span>1</span></sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;">Referensi:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN">1.<span> </span>Torn B. Protein-Energy Malnutrition. In: Shils ME, Shike M, Ross AC, Caballero B, Cousins RJ, editors. Modern Nutrition in Health and Disease. 10 ed: Lippincott Williams and Wilkins; 2006. p. 883.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN">2.<span> </span>siswono. 14 Juta Lebih Penduduk Indonesia Menderita Gizi Buruk.<span> </span>2006; Available from: </span><a target="_blank" href="http://www.gizi.net/cgi-bin/berita/fullnews.cgi?newsid1141279793,12862,"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN">http://www.gizi.net/cgi-bin/berita/fullnews.cgi?newsid1141279793,12862,</span></a><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN">3.<span> </span>WHO. Severe Acute Malnutrition.<span> </span>2009; Available from: </span><a target="_blank" href="http://www.who.int/nutrition/topics/malnutrition/en/"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN">http://www.who.int/nutrition/topics/malnutrition/en/</span></a><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN">4.<span> </span>Junqueira LC, Carneiro J. The Cytoplasm: Introduction.<span> </span>Basic Histology ‘Text &amp; Atlas’: McGraw-Hill Medical; 2005.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN">5.<span> </span>Handelsman DJ, Staraj S. Testicular size: the effects of aging, malnutrition, and illness. J Androl. 1985 May 1, 1985;6(3):144-51.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN">6.<span> </span>Rosso P, Kava R. Effects of Food Restriction on Cardiac Output and Blood Flow to the Uterus and Placenta in the Pregnant Rat. J Nutr. 1980 December 1, 1980;110(12):2350-4.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN">7.<span> </span>Winick M, Rosso P. The Effect of Severe Early Malnutrition on Cellular Growth of Human Brain. Pediatric Research. 1969;3(2):181.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN">8.<span> </span>Guyton AC, Hall JE. Reproductive and Hormonal Functions of the Male (and Function of the Pineal Gland).<span> </span>Textbook of Medical Physiology. 11 ed: Saunders; 2005.</span></p>
<a href="http://indrapermana.com/kekurangan-energi-protein-kep.html" title="kekurangan energi protein">kekurangan energi protein</a>, <a href="http://indrapermana.com/kekurangan-energi-protein-kep.html" title="kurang energi protein">kurang energi protein</a>, <a href="http://indrapermana.com/kekurangan-energi-protein-kep.html" title="penyebab kep">penyebab kep</a>, <a href="http://indrapermana.com/kekurangan-energi-protein-kep.html" title="kasus-kasus kekurangan energi">kasus-kasus kekurangan energi</a>, <a href="http://indrapermana.com/kekurangan-energi-protein-kep.html" title="kep balita">kep balita</a>, <a href="http://indrapermana.com/kekurangan-energi-protein-kep.html" title="angka kejadian kurang energi protein">angka kejadian kurang energi protein</a>, <a href="http://indrapermana.com/kekurangan-energi-protein-kep.html" title="kep adalah">kep adalah</a>, <a href="http://indrapermana.com/kekurangan-energi-protein-kep.html" title="kekurangan energi dan protein">kekurangan energi dan protein</a>, <a href="http://indrapermana.com/kekurangan-energi-protein-kep.html" title="pengertian kekurangan energi protein pada balita">pengertian kekurangan energi protein pada balita</a>, <a href="http://indrapermana.com/kekurangan-energi-protein-kep.html" title="energi protein">energi protein</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrapermana.com/kekurangan-energi-protein-kep.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>resolusi 2010</title>
		<link>http://indrapermana.com/resolusi-2010.html</link>
		<comments>http://indrapermana.com/resolusi-2010.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2010 02:24:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indra permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[alexa]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[konten]]></category>
		<category><![CDATA[page rank]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung]]></category>
		<category><![CDATA[resolusi]]></category>
		<category><![CDATA[visitors]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrapermana.com/?p=533</guid>
		<description><![CDATA[setelah hampir mengarungi 10 bulan perjalanan blog ini. banyak pencapaian yang telah diraih oleh blog ini walaupun pada awal pembuatan blog ini saya sama sekali tidak menetapkan pencapaian-pencapaian tersebut. ada beberapa pencapaian yang cukup bisa dibanggakan dari blog baru ini, yaitu pertama blog ini sekarang ber-PR 1, mungkin tidak aneh blog berusia sepuluh bulan memiliki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-534" title="resolusi" src="http://indrapermana.com/wp-content/uploads/2010/01/resolusi-150x150.jpg" alt="resolusi" width="150" height="150" />setelah hampir mengarungi 10 bulan perjalanan blog ini. banyak pencapaian yang telah diraih oleh blog ini walaupun pada awal pembuatan blog ini saya sama sekali tidak menetapkan pencapaian-pencapaian tersebut. ada beberapa pencapaian yang cukup bisa dibanggakan dari blog baru ini, yaitu pertama blog ini sekarang ber-PR 1, mungkin tidak aneh blog berusia sepuluh bulan memiliki PR 1, tapi bagi saya ini cukup luar biasa karena saya sama sekali tidak terlalu aktif melakukan link building selama 10 bulan ini. kedua adalah alexa rank blog ini sudah mencapai 600ribuan, ya cukup baiklah untuk blog yang hanya memiliki  rata-rata 7 postingan per bulan.</p>
<p>nah, di <strong>tahun 2010</strong> ini ada beberapa target atau resolusi yang ingin dicapai untuk blog ini. mengapa harus ada target?? ya saya ingin lebih termotivasi saja untuk ngeblog lagi karena satu bulan terakhir blog ini hampir hiatus dengan hanya menambahkan 1 artikel saja di tengah bulan. nah, berikut adalah target blog ini:<span id="more-533"></span><br />
<strong><br />
1. manuver konten blog</strong><br />
apa nih maksudnya?? kalau anda perhatikan, isi blog ini isinya masih gado-gado alias campur-campur, ada tentang kesehatan, blogging, SEO, gosip, motivasi, dan lain-lain. di 2010 ini saya ingin memfokuskan isi blog pada topik KESEHATAN dan ISLAM saja. kenapa?? ada dua hal yang mendasari pemikiran untuk melakukan manuver ini. pertama saat ini saya adalah mahasiswa kedokteran yang notabene background keilmuan saya tentang kesehatan. kedua adalah saya ingin pengunjung yang datang adalah pengunjung yang tertarget, yaitu orang-orang yang ingin mencari info tentang kesehatan dan islam, tentu saja hal ini dapat meningkatkan pageviews blog ini. sebenernya agak ga nyambung sih antara islam sama kesehatan, tapi menurut saya keduanya merupakan hal yang penting untuk dibagikan kepada orang lain.</p>
<p><strong>2. Page Rank</strong><br />
di akhir 2010, saya menargetkan PR blog ini menjadi PR 3, saat ini blog ini masih ber-PR 1. memang ini adalah pekerjaan yang cukup sulit, tapi bukan berarti tidak mungkin untuk dilakukan.</p>
<p><strong>3. alexa rank</strong><br />
di akhir 2010, saya menargetkan alexa rank blog ini mencapai 300ribu. mungkin ini memang agak sulit, tapi bukan tidak mungkin ini dilakukan. dalam 4 bulan saja blog ini mengalami perkembangan pesat dalam hal alexa rank dari 7 juta di bulan september menjadi 600ribuan di bulan lalu. jadi bukan tidak mungkin dalam satu tahun blog ini bisa menembus angka 300ribuan.</p>
<p><strong>4. daily visitors</strong><br />
saya menargetkan di penghujung tahun 2010 blog ini memiliki 80-100 kunjungan perhari. mungkin ini target yang paling sulit untuk dicapai. tetapi saya katakan sekali lagi bahwa sesuatu yang terlihat sulit dilakukan bukan berarti tidak bisa dilakukan. dengan beberapa teknik link building dan sering meng-update konten, bukan tidak mungkin target ini dapat dicapai.</p>
<p>itulah 4 target utama blog ini. tapi pasti dalam pencapaian target ini ada beberapa kendala. salah satu kendala yang paling besar adalah kegiatan offline saya di kampus yang mungkin akan menyita waktu. maklum saat ini saya mahasiswa kedokteran tingkat akhir yang sedang merampungkan skripsi, semoga kesibukan offline saya tidak banyak memengaruhi aktifitas online saya.</p>
<p>semoga target-target di atas dapat tercapai dengan sempurna. amiin.</p>
<a href="http://indrapermana.com/resolusi-2010.html" title="makalah afta 2010">makalah afta 2010</a>, <a href="http://indrapermana.com/resolusi-2010.html" title="artikel tentang afta">artikel tentang afta</a>, <a href="http://indrapermana.com/resolusi-2010.html" title="motivasi target 2010">motivasi target 2010</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrapermana.com/resolusi-2010.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diare : permasalahan dan penanganan</title>
		<link>http://indrapermana.com/diare-permasalahan-dan-penanganan.html</link>
		<comments>http://indrapermana.com/diare-permasalahan-dan-penanganan.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 09:22:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indra permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[dehidrasi]]></category>
		<category><![CDATA[diare]]></category>
		<category><![CDATA[mencret]]></category>
		<category><![CDATA[oralit]]></category>
		<category><![CDATA[rehidrasi]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<category><![CDATA[terapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrapermana.com/?p=524</guid>
		<description><![CDATA[diare merupakan masalah yang sering kita temui di lingkungan sekitar kita, mulai dari bayi, balita, hingga orang dewasa pasti pernah mengalami diare. walaupun diare terlihat enteng, di Indonesia diare merupakan penyebab kematian balita kedua tertinggi dan jumlah angka kejadian berkisar sekitar 150.000-200.000 kasus per tahun. bisa dibayangkan menurunnya kualitas hidup masyarakat Indonesia hanya karena penyakit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://indrapermana.com/wp-content/uploads/2009/12/diare-150x150.jpg" alt="diare" title="diare" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-529" />diare merupakan masalah yang sering kita temui di lingkungan sekitar kita, mulai dari bayi, balita, hingga orang dewasa pasti pernah mengalami diare. walaupun diare terlihat enteng, di Indonesia diare merupakan penyebab kematian balita kedua tertinggi dan jumlah angka kejadian berkisar sekitar 150.000-200.000 kasus per tahun. bisa dibayangkan menurunnya kualitas hidup masyarakat Indonesia hanya karena penyakit diare.</p>
<p>pengertian diare adalah buang air besar yang tidak normal dimana terjadi perubahan konsistensi / kepadatan tinja yang terjadi lebih dari 3 kali dalam 24 jam. perubahan kepadatan ini biasanya berubah menjadi lebih cair dengan atau tanpa darah.</p>
<p>banyak hal yang bisa menyebabkan diare<span id="more-524"></span>, bisa virus, bakteri, ataupun protozoa. virus yang biasa menyebabkan diare adalah jenis rotavirus, dimana 90% kejadian diare pada anak-anak dibawah 5 tahun disebabkan oleh virus ini. selain virus, ada beberapa jenis bakteri yang bisa menyebabkan diare, yaitu E. coli, Shigella sp., campylobacter sp., Yersinia sp., Salmonella sp., da Vibrio sp.</p>
<p>selain kuman, diare juga bisa disebabkan oleh kelainan absorpsi / pencernaan karbohidrat, alergi terhadap makanan tertentu, keracunan makanan, penderita AIDS, dan adanya kelainan di saluran pencernaan.</p>
<p>akibat dari penyakit diare adalah adanya kondisi kekurangan cairan atau dehidrasi. oleh karena itu, yang harus dilakukan pada penderita diare adalah penanganan dehidrasi dan menghentikan penyakit diarenya itu sendiri.</p>
<p>penanganan dehidrasi disesuaikan dengan derajat dehidrasi, berikut ini</p>
<table>
<tr>
<td>Penilaian</td>
<td>A</td>
<td>B</td>
<td>C</td>
</tr>
<tr>
<td>
Keadaan umum<br />
Mata<br />
Air mata <br />
Mulut dan lidah<br />
Rasa haus</td>
<td>
baik, sadar<br />
normal<br />
ada<br />
basah<br />
minum biasa</td>
<td>
gelisah, rewel<br />
cekung<br />
tidak ada<br />
kering<br />
ingin minum banyak</td>
<td>
lesu, lunglai<br />
sangat cekung<br />
tidak ada<br />
sangat kering<br />
malas minum</td>
</tr>
<tr>
<td>Turgor Kulit</td>
<td>kemabli cepat</td>
<td>kembali lambat</td>
<td>kembali sangat lambat</td>
</tr>
</table>
<p>untuk dehidrasi A ada tiga cara dasar terapi di rumah, yaitu sbb:<br />
1. beri anak cairan lebih banyak dari biasanya, agar tidak dehidrasi<br />
2. beri anak makanan yang cukup dan bergizi, untuk mencegah kekurangan gizi<br />
3. bawa anak ke sarana kesehatan bila diarenya tidak membaik atau ada tanda-tanda dehidrasi atau timbul gejala lain yang serius.</p>
<p>untuk dehidrasi B, jumlah oralit diberikan pada 3 jam pertama adalah berat badan penderita dikali 75ml.</p>
<p>untuk dehidrasi C diberikan cairan lewat intravena. cairan intravena hanya boleh dilakukan oleh petugas kesehatan di pelayanan kesehatan terdekat.</p>
<p>selain pemberian cairan oralit, diberi juga makanan dan obat yang bisa memperbaiki kondisi penderita. jadi penderita diare tidak boleh dipuasakan tetapi diberi makanan porsi kecil, sering, dan rendah serat. sedangkan jika masih menyusui, maka ASI tetap diberikan. selain makanan, penderita dewasa juga boleh meminum obat-obatan antidiare yang beredar di pasaran.</p>
<p>demikian penjelasan singkat tentang diare. semoga apa yang dikemukakan bisa menjadi manfaat dan bisa mengurangi angka kejadian diare di lingkungan sekitar anda.</p>
<a href="http://indrapermana.com/diare-permasalahan-dan-penanganan.html" title="pengertian diare">pengertian diare</a>, <a href="http://indrapermana.com/diare-permasalahan-dan-penanganan.html" title="diare adalah">diare adalah</a>, <a href="http://indrapermana.com/diare-permasalahan-dan-penanganan.html" title="derajat dehidrasi dan penanganannya">derajat dehidrasi dan penanganannya</a>, <a href="http://indrapermana.com/diare-permasalahan-dan-penanganan.html" title="masalah diare dengan lingkungan">masalah diare dengan lingkungan</a>, <a href="http://indrapermana.com/diare-permasalahan-dan-penanganan.html" title="permasalaha n diare">permasalaha n diare</a>, <a href="http://indrapermana.com/diare-permasalahan-dan-penanganan.html" title="diare dan penanganannya">diare dan penanganannya</a>, <a href="http://indrapermana.com/diare-permasalahan-dan-penanganan.html" title="masalah diare">masalah diare</a>, <a href="http://indrapermana.com/diare-permasalahan-dan-penanganan.html" title="makanan penderita diare">makanan penderita diare</a>, <a href="http://indrapermana.com/diare-permasalahan-dan-penanganan.html" title="permasalahan diare di indonesia">permasalahan diare di indonesia</a>, <a href="http://indrapermana.com/diare-permasalahan-dan-penanganan.html" title="permasalahan diare adalah">permasalahan diare adalah</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrapermana.com/diare-permasalahan-dan-penanganan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengertian Idul Adha</title>
		<link>http://indrapermana.com/pengertian-idul-adha.html</link>
		<comments>http://indrapermana.com/pengertian-idul-adha.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 07:07:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indra permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya islam]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah haji]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[kurban]]></category>
		<category><![CDATA[manasik haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrapermana.com/?p=515</guid>
		<description><![CDATA[Idul Adha adalah sebuah hari raya Islam. Pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika nabi Ibrahim, yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, akan mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.
Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan shalat Ied bersama-sama di tanah lapang, seperti ketika merayakan Idul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://indrapermana.com/wp-content/uploads/2009/11/idul-adha-150x150.jpg" alt="idul adha" title="idul adha" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-516" />Idul Adha adalah sebuah hari raya Islam. Pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika nabi Ibrahim, yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, akan mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.</p>
<p>Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan shalat Ied bersama-sama di tanah lapang, seperti ketika merayakan Idul Fitri. Setelah shalat, dilakukan penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.<span id="more-515"></span></p>
<p>Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah, hari ini jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Hari ini juga beserta hari-hari Tasyrik diharamkan puasa bagi umat Islam. Hari Idul Adha adalah puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim.</p>
<p><strong>Penetapan Idul Adha</strong></p>
<p>Bahwa bila umat Islam meyakini, bahwa pilar dan inti dari ibadah haji adalah wukuf di Arafah, sementara Hari Arafah itu sendiri adalah hari ketika jamaah haji di tanah suci sedang melakukan wukuf di Arafah, sebagaimana sabda Nabi saw.:</p>
<p>Ibadah haji adalah (wukuf) di Arafah. (HR at-Tirmidzi, Ibn Majah, al-Baihaqi, ad-Daruquthni, Ahmad, dan al-Hakim. Al-Hakim berkomentar, “Hadits ini sahih, sekalipun beliau berdua [Bukhari-Muslim] tidak mengeluarkannya”).</p>
<p>Maka mestinya, umat Islam di seluruh dunia yang tidak sedang menunaikan ibadah haji menjadikan penentuan hari Arafah di tanah suci sebagai pedoman. Bukan berjalan sendiri-sendiri seperti sekarang ini. Apalagi Nabi Muhammad juga telah menegaskan hal itu. Dalam hadits yang dituturkan oleh Husain bin al-Harits al-Jadali berkata, bahwa amir Makkah pernah menyampaikan khutbah, kemudian berkata:</p>
<blockquote><p>Rasulullah saw. telah berpesan kepada kami agar kami menunaikan ibadah haji berdasarkan ru’yat (hilal Dzulhijjah). Jika kami tidak bisa menyaksikannya, kemudian ada dua saksi adil (yang menyaksikannya), maka kami harus mengerjakan manasik berdasarkan kesaksian mereka. (HR Abu Dawud, al-Baihaqi dan ad-Daruquthni. Ad-Daruquthni berkomentar, “Hadits ini isnadnya bersambung, dan sahih.”).</p></blockquote>
<p>Hadits ini menjelaskan: Pertama, bahwa pelaksanaan ibadah haji harus didasarkan kepada hasil ru’yat hilal 1 Dzulhijjah, sehingga kapan wukuf dan Idul Adhanya bisa ditetapkan. Kedua, pesan Nabi kepada amir Makkah, sebagai penguasa wilayah, tempat di mana perhelatan haji dilaksanakan, untuk melakukan ru’yat; jika tidak berhasil, maka ru’yat orang lain, yang menyatakan kesaksiannya kepada amir Makkah.</p>
<a href="http://indrapermana.com/pengertian-idul-adha.html" title="pengertian idul adha">pengertian idul adha</a>, <a href="http://indrapermana.com/pengertian-idul-adha.html" title="pengertian shalat idul adha">pengertian shalat idul adha</a>, <a href="http://indrapermana.com/pengertian-idul-adha.html" title="pengertian idul fitri">pengertian idul fitri</a>, <a href="http://indrapermana.com/pengertian-idul-adha.html" title="pengertian idul qurban">pengertian idul qurban</a>, <a href="http://indrapermana.com/pengertian-idul-adha.html" title="sejarah idul adha">sejarah idul adha</a>, <a href="http://indrapermana.com/pengertian-idul-adha.html" title="definisi idul adha">definisi idul adha</a>, <a href="http://indrapermana.com/pengertian-idul-adha.html" title="pengertian berkurban">pengertian berkurban</a>, <a href="http://indrapermana.com/pengertian-idul-adha.html" title="arti afta">arti afta</a>, <a href="http://indrapermana.com/pengertian-idul-adha.html" title="pengertian dan cara-cara idul adha">pengertian dan cara-cara idul adha</a>, <a href="http://indrapermana.com/pengertian-idul-adha.html" title="pegertian idul fitri">pegertian idul fitri</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrapermana.com/pengertian-idul-adha.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>bantahan kiamat 2012</title>
		<link>http://indrapermana.com/bantahan-kiamat-2012.html</link>
		<comments>http://indrapermana.com/bantahan-kiamat-2012.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 23:09:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indra permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[gosip]]></category>
		<category><![CDATA[2012]]></category>
		<category><![CDATA[akhir dunia]]></category>
		<category><![CDATA[bantahan]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kiamat]]></category>
		<category><![CDATA[liputan 6]]></category>
		<category><![CDATA[NASA]]></category>
		<category><![CDATA[suku maya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrapermana.com/?p=506</guid>
		<description><![CDATA[sejak kemunculan film 2012 yang menceritakan dahsyatnya kiamat di tahun 2012, kontroversi ini seperti bangun kembali dari tidurnya. sudah dari sekian tahun lalu banyak orang memperbincangkan, dari mulai tukang warteg sampe mama laurent membicarakan semua hal tentang kejadian di tahun 2012. banyak orang yang percaya banyak yang tidak percaya.
dari beberapa pembahasan banyak orang berbicara bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://indrapermana.com/wp-content/uploads/2009/11/2012-150x150.jpg" alt="2012" title="2012" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-507" />sejak kemunculan film <strong>2012</strong> yang menceritakan dahsyatnya <strong>kiamat</strong> di tahun 2012, kontroversi ini seperti bangun kembali dari tidurnya. sudah dari sekian tahun lalu banyak orang memperbincangkan, dari mulai tukang warteg sampe mama laurent membicarakan semua hal tentang kejadian di tahun 2012. banyak orang yang percaya banyak yang tidak percaya.</p>
<p>dari beberapa pembahasan banyak orang berbicara bahwa kiamat di tahun 2012 merupakan perhitungan ilmiah, baik dari kalender penanggalan <strong>suku maya</strong> dan hasil analisis <strong>NASA</strong> sendiri. demikian juga astronom-astronom yang mempelajari fenomena ini bertahun-tahun, ada yang setuju ada juga yang tidak setuju.</p>
<p>tapi bagaimana jika ternyata sumber-sumber yang dijadikan pegangan akan statement kiamat 2012 itu sendiri menolaknya?<span id="more-506"></span> di beberapa artikel petinggi suku maya menolak dengan tegas bahwa kiamat 2012 adalah ramalan mereka, mereka merasa itu adalah fitnah, jika tidak percaya coba lihat di <a target="_blank" href="http://berita.liputan6.com/luarnegeri/200910/247300/Suku.Maya.Menampik.Ramalan.Kiamat.2012">berita liputan 6</a>.</p>
<p>begitu juga dengan NASA, mereka membantah mengenai kebenaran kiamat 2012 melalui website resmi mereka, bahkan mereka membuat satu FAQ sendiri untuk menjawab semua pertanyaan yang masuk ke pihak mereka. jika anda ingin melihatnya coba klik <a target="_blank" href="http://www.nasa.gov/topics/earth/features/2012.html">website resmi NASA</a>.</p>
<p>nah dari penjabaran tersebut, sekarang kita kembali lagi bahwa kiamat adalah kewenangan ALLOH. ALLOH tidak pernah memberi tahu kapan kiamat terjadi, tetapi Rasul diberi tahu tentang tanda-tanda nya. sekarang itu semua kembali kepada kita apakah adanya isu kiamat ini akan menjadikan kita lebih waspada dan membuat kita lebih rajin beribadah atau malah hanya angin lalu yang tidak pernah membuat kita berpikir.</p>
<p>wallahu&#8217;alam&#8230;<br />
<h4>Possibly related posts: (automatically generated)</h4>
<ul>
<li style="list-style: none;">Related posts on <b>2012</b></li>
<li><a target="_blank" href="http://www.mobilemarketingwatch.com/top-10-mobile-app-trends-in-2012-4496/">Top 10 Mobile App Trends in <b>2012</b> : Mobile Marketing Watch &#8211; The <b>&#8230;</b></a></li>
<li><a target="_blank" href="http://www.disinfo.com/2009/11/2012-the-year-product-placement-will-destroy-all-integrity-in-movies/"><b>2012</b>: The Year Product Placement Will Destroy All Integrity in <b>&#8230;</b></a></li>
</ul>
<ul>
<li style="list-style: none;">Related posts on <b>akhir dunia</b></li>
<li><a target="_blank" href="http://stefanusdiptya.wordpress.com/2009/11/18/kecaman-ilmuwan-nasa-terhadap-film-2012/">Kecaman Ilmuwan NASA terhadap Film 2012 « sHareD freeLy bLog</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://www.medantalk.com/asal-mula-tafsiran-kiamat-2012/">Asal Mula Tafsiran Kiamat 2012 | Berita Cerita Kota Medan</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://perycantiq.wordpress.com/2009/11/18/2012-dahsyatnya-kiamat/">2012 “Dahsyatnya Kiamat” « Perycantiq</a></li>
</ul>
<ul>
<li style="list-style: none;">Related posts on <b>bantahan</b></li>
<li><a target="_blank" href="http://stefanusdiptya.wordpress.com/2009/11/18/kecaman-ilmuwan-nasa-terhadap-film-2012/">Kecaman Ilmuwan NASA terhadap Film 2012 « sHareD freeLy bLog</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://amirsari.wordpress.com/2009/11/18/laporan-malaysiakini-adun-muda-selangor-minta-kerajaan-negeri-henti-mahasiswa-ke-program-btn/">Laporan Malaysiakini: Adun Muda Selangor Minta Kerajaan Negeri <b>&#8230;</b></a></li>
</ul>
<a href="http://indrapermana.com/bantahan-kiamat-2012.html" title="pembahasan membantah kiamat 2012">pembahasan membantah kiamat 2012</a>, <a href="http://indrapermana.com/bantahan-kiamat-2012.html" title="2012 nasa spam">2012 nasa spam</a>, <a href="http://indrapermana.com/bantahan-kiamat-2012.html" title="pembahasan membantah kiamat2012">pembahasan membantah kiamat2012</a>, <a href="http://indrapermana.com/bantahan-kiamat-2012.html" title="pemahaman-ilmiah-suku-maya">pemahaman-ilmiah-suku-maya</a>, <a href="http://indrapermana.com/bantahan-kiamat-2012.html" title="pemahaman ilmiah penanggalan suku maya">pemahaman ilmiah penanggalan suku maya</a>, <a href="http://indrapermana.com/bantahan-kiamat-2012.html" title="pemahaman ilmiah dari penanggalan maya">pemahaman ilmiah dari penanggalan maya</a>, <a href="http://indrapermana.com/bantahan-kiamat-2012.html" title="nasa menentang kiamat 2012">nasa menentang kiamat 2012</a>, <a href="http://indrapermana.com/bantahan-kiamat-2012.html" title="menolak 2012 terjadi kiamat">menolak 2012 terjadi kiamat</a>, <a href="http://indrapermana.com/bantahan-kiamat-2012.html" title="makalah tentang kiamat 2012">makalah tentang kiamat 2012</a>, <a href="http://indrapermana.com/bantahan-kiamat-2012.html" title="kiamat 2012">kiamat 2012</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrapermana.com/bantahan-kiamat-2012.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 adab berbicara dalam islam</title>
		<link>http://indrapermana.com/10-adab-berbicara-dalam-islam.html</link>
		<comments>http://indrapermana.com/10-adab-berbicara-dalam-islam.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 17:00:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indra permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[adab]]></category>
		<category><![CDATA[berbicara]]></category>
		<category><![CDATA[sopan santun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrapermana.com/?p=501</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Yang paling dibenci Nabi dan paling jauh jaraknya dari beliau pada hari Kiamat adalah para penceloteh yang banyak bicara.&#8221; 
Salah satu tontonan terbanyak di TV kita saat ini selain ghibah (gossip) adalah berdebat. Anggota DPR berdebat dengan LSM, Polisi berdebat dengan pengacara, dan beberapa pihal lain.
Akibat berdebat, baru-baru ini seorang pengacara ternama hampir saja berduel. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>&#8220;Yang paling dibenci Nabi dan paling jauh jaraknya dari beliau pada hari Kiamat adalah para penceloteh yang banyak bicara.&#8221; </p></blockquote>
<p><img src="http://indrapermana.com/wp-content/uploads/2009/11/berbicara2-150x150.jpg" alt="berbicara2" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-502" />Salah satu tontonan terbanyak di TV kita saat ini selain ghibah (gossip) adalah berdebat. Anggota DPR berdebat dengan LSM, Polisi berdebat dengan pengacara, dan beberapa pihal lain.</p>
<p>Akibat berdebat, baru-baru ini seorang pengacara ternama hampir saja berduel. Gara-gara berdebat pula, tahun 2003, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jacob Nuwa Wea “menyerang” dan memukul kepala koordinator ICW Danang Widyoko di sebuah acara Today&#8217;s Dialog di Metro TV. Tak hanya memukul, sang menteri  juga dinilai menghina Danang dengan kata-kata.</p>
<p>Islam mengenal istilah jidal. Para ulama menafsirkannya dengan perdebatan dalam hal-hal yang tidak berguna atau tidak bermanfaat. Jidal adalah termasuk dalam perdebatan yang dilarang adalah semua perdebatan yang menyebabkan kegaduhan, mudharat kepada orang lain atau mengurangi ketentraman. Sementara  perdebatan yang baik dan masih diperbolehkan adalah perdebatan untuk menjelaskan kebenaran sebagai kebenaran dan kebatilan sebagai kebatilan.<span id="more-501"></span></p>
<p>Diriwayatkan dari ‘Aisyah r.a., ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda, ‘Orang yang paling dibenci Allah adalah orang yang paling keras penantangnya lagi lihai bersilat lidah’.” (HR Bukhari [2457] dan Muslim [2668]). </p>
<p>Diriwayatkan dari Abu Umamah r.a., ia berkata: “Rasulullah saw .bersabda, “Tidaklah sesat suatu kaum setelah mendapat petunjuk kecuali karena mereka gemar berdebat. Kemudian Rasulullah saw. membacakan ayat, “Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar.” (Az-Zukhruf: 58).” (Hasan, HR Tirmidzi [3253], Ibnu Majah [48], Ahmad [V/252-256], dan Hakim [II/447-448]).</p>
<p>Diriwayatkan dari Abu Ustman an-Nahdi, dalam sebuah hadist lain, ia berkata, “Aku duduk di bawah mimbar Umar, saat itu beliau sedang menyampaikan khutbah kepada manusia. Ia berkata dalam khutbahnya, Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Sesungguhnya, perkara yang sangat aku takutkan atas ummat ini adalah orang munafik yang lihai bersilat lidah’.” [HR Ahmad]</p>
<p>Kerap dijumpai di tengah masyarakat, peristiwa  yang berakhir saling bunuh atau saling membinasakan.  Jika ditelisik lebih jauh, kejadian tersebut bermula dari cekcok dan salah paham. Ini menjadi indikasi bahwa lidah memiliki bahaya besar bila tak dijaga.</p>
<p>Berikut beberapa adab terkait dengan urusan lidah atau bercakap.Islam adalah agama yang sangat rapi mengatur umatnya. Terhadap hal-hal sekecil apapun, Allah SWT sudah mengatur. Dalam Islam, berbicara, berbahasa dan bercakap-cakap harus punya adab dan sopan-santun nya. Di bawah ini adalah adab-adab berbicara dalam Islam yang harus menjadi pegangan kita.</p>
<p><strong><br />
<h3>Adab Berbicara</h3>
<p></strong></p>
<p><strong>1. Ucapan Bermanfaat</strong><br />
Dalam kamus seorang Muslim, hanya ada dua pilihan ketika hendak bercakap dengan orang lain. Mengucapkan sesuatu yang baik atau memilih diam. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam (SAW) bersabda, &#8220;Barang siapa mengaku beriman kepada Allah dan hari Pembalasan hendaknya ia berkata yang baik atau memilih diam.&#8221; (Riwayat al-Bukhari).</p>
<p><strong>2. Bernilai Sedekah</strong><br />
&#8220;Setiap tulang itu memiliki kewajiban bersedekah setiap hari. Di antaranya, memberikan boncengan kepada orang lain di atas kendaraannya, membantu mengangkatkan barang orang lain ke atas tunggangannya, atau sepotong kalimat yang diucapkan dengan baik dan santun.&#8221; (Riwayat al-Bukhari).</p>
<p><strong>3. Menjauhi Pembicaraan Sia-Sia</strong><br />
Sebaiknya menghindari pembicaraan berujung kepada kesia-siaan dan dosa semata. &#8220;Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh jaraknya dariku pada hari Kiamat adalah para penceloteh lagi banyak bicara.&#8221; (Riwayat at-Tirmidzi) .</p>
<p><strong>4. Tidak Terperangkap Ghibah</strong><br />
&#8220;…Dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.&#8221; (al-Hujurat [49]: 12).</p>
<p><strong>5. Tidak Mengadu Domba</strong><br />
Hudzaifah Radhiyallahu anhu (RA) meriwayatkan, saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, &#8220;Tak akan masuk surga orang yang suka mengadu domba.&#8221; (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).</p>
<p><strong>6. Tidak Berbohong</strong><br />
&#8220;Sesungguhnya kejujuran itu mendatangkan kebaikan, dan kebaikan itu akan berujung kepada surga. Dan orang yang senantiasa berbuat jujur niscaya tercatat sebagai orang jujur. Dan sesungguhnya kebohongan itu mendatangkan kejelekan, dan kejelekan itu hanya berujung kepada neraka. Dan orang yang suka berbohong niscaya tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta.&#8221; (Riwayat al-Bukhari).</p>
<p><strong>7. Menghindari Perdebatan</strong><br />
Sedapat mungkin menjauhi perdebatan dengan lawan bicara. Meskipun boleh jadi kita berada di pihak yang benar. Sebab Rasulullah SAW telah menjamin sebuah istana di surga bagi mereka yang mampu menahan diri. &#8220;Aku menjamin sebuah istana di halaman surga bagi mereka yang meninggalkan perdebatan meskipun ia berhak untuk itu.&#8221; (Riwayat Abu Daud, dishahihkan oleh al-Albani).</p>
<p><strong>8. Tak Memotong Pembicaraan</strong><br />
Suatu hari seorang Arab Badui datang menemui Rasulullah SAW, ia langsung memotong pembicaraan beliau dan bertanya tentang hari Kiamat. Namun Rasulullah tetap melanjutkan hingga selesai pembicaraannya. Setelah itu baru beliau mencari si penanya tadi. (Riwayat al-Bukhari)</p>
<p><strong>9. Hindari Mengolok dan Memanggil dengan Gelar yang buruk</strong><br />
&#8220;Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olok) itu lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) . Dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan yang lain. Karena boleh jadi perempuan (yang diperolok-olok) itu lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok) itu. Janganlah kamu saling mencela satu sama lain. Dan janganlah kamu saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barang siapa yang tak bertobat maka mereka itulah orang-orang yang zalim.&#8221; (al-Hujurat [49]: 11).<br />
<strong><br />
10. Menjaga Rahasia</strong><br />
&#8220;Tiadalah seorang Muslim menutupi rahasia saudaranya di dunia kecuali Allah menutupi (pula) rahasianya pada hari Kiamat.&#8221; (Riwayat Muslim). </p>
<p> [Sahid/www.hidayatullah.com]<br />
<a target="_blank" href="http://www.hidayatullah.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=9812:hindari-debat-berbahasalah-yang-bijak&amp;catid=110:gaya-hidup-muslim&amp;Itemid=97">sumber</a><br />
<h4>Possibly related posts: (automatically generated)</h4>
<ul>
<li>Related posts on <b>adab</b></li>
<li><a target="_blank" href="http://nawaiadab.com/khurram/?p=343">» ??? ???? (???? ????) ???? ???? ?? ?? ??? ??? ???? ????? ??? <b>&#8230;</b></a></li>
<li><a target="_blank" href="http://nawaiadab.com/khurram/?p=339">» ???? ?? ???? ????? ???: ????? ??? ?? ????? ???? ??? ??? ?? ???? <b>&#8230;</b></a></li>
<li><a target="_blank" href="http://www.thatbest.com/2009/11/18/angie-absen-di-master-series-2009/">Thatbest.Com &#8211; Website Community (Informasi Dan Hiburan Terkini <b>&#8230;</b></a></li>
</ul>
<ul>
<li>Related posts on <b>berbicara</b></li>
<li><a target="_blank" href="http://pindarnurcahya.com/?p=1000">Copas : Anak 12 Tahun Mengguncang PBB « Pindarnurcahya.com</a></li>
<li><a target="_blank" href="http://triadiarifin.blog.com/2009/11/18/perbedaan-pendapat-pada-suatu-forum/">Perbedaan pendapat pada suatu forum . « don&#39;t stop me just like <b>&#8230;</b></a></li>
</ul>
<a href="http://indrapermana.com/10-adab-berbicara-dalam-islam.html" title="adab bicara">adab bicara</a>, <a href="http://indrapermana.com/10-adab-berbicara-dalam-islam.html" title="adab berbicara">adab berbicara</a>, <a href="http://indrapermana.com/10-adab-berbicara-dalam-islam.html" title="menjaga rahasia dalam islam">menjaga rahasia dalam islam</a>, <a href="http://indrapermana.com/10-adab-berbicara-dalam-islam.html" title="adab berbicara dalam islam">adab berbicara dalam islam</a>, <a href="http://indrapermana.com/10-adab-berbicara-dalam-islam.html" title="adab berbicara menurut islam">adab berbicara menurut islam</a>, <a href="http://indrapermana.com/10-adab-berbicara-dalam-islam.html" title="perdebatan dalam islam">perdebatan dalam islam</a>, <a href="http://indrapermana.com/10-adab-berbicara-dalam-islam.html" title="adab berbicara islam">adab berbicara islam</a>, <a href="http://indrapermana.com/10-adab-berbicara-dalam-islam.html" title="adab makan dalam islam">adab makan dalam islam</a>, <a href="http://indrapermana.com/10-adab-berbicara-dalam-islam.html" title="pengertian adab berbicara">pengertian adab berbicara</a>, <a href="http://indrapermana.com/10-adab-berbicara-dalam-islam.html" title="adab-adab dalam islam">adab-adab dalam islam</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrapermana.com/10-adab-berbicara-dalam-islam.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Keislaman Saad bin Abi Waqqash</title>
		<link>http://indrapermana.com/saad-bin-abi-waqqash.html</link>
		<comments>http://indrapermana.com/saad-bin-abi-waqqash.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 17:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indra permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[pejuang]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrapermana.com/?p=498</guid>
		<description><![CDATA[Di zaman Rasulullah tersebutlah seorang pemuda berusia tujuh belas tahun yang bernama Saad bin Abi Waqqash. Suatu hari pemuda itu berkata, “Pada suatu malam, di tahun ini, saya bermimpi seolah-olah tenggelam di dalam kegelapan yang bertumpuk-tumpuk. Ketika saya terbenam di dalam kegelapan itu, tiba-tiba ada cahaya bulan yang menerangiku. Saya kemudian mengikuti arah cahaya itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://indrapermana.com/wp-content/uploads/2009/11/saad-150x150.jpg" alt="saad bin abi waqqash" title="saad bin abi waqqash" width="150" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-499" />Di zaman Rasulullah tersebutlah seorang pemuda berusia tujuh belas tahun yang bernama Saad bin Abi Waqqash. Suatu hari pemuda itu berkata, “Pada suatu malam, di tahun ini, saya bermimpi seolah-olah tenggelam di dalam kegelapan yang bertumpuk-tumpuk. Ketika saya terbenam di dalam kegelapan itu, tiba-tiba ada cahaya bulan yang menerangiku. Saya kemudian mengikuti arah cahaya itu dan saya dapati di sana ada sekelompok manusia, di antara mereka terdapat Zaid bin Haritsash, Ali bin Abi Thalib, dan Abu Bakar Ash-Shidiq. Saya bertanya, “Sejak kapan kalian ada di sini?” Mereka menjawab, “Satu jam.”</p>
<p>Manakala siang telah muncul, saya mendengar suara dakwah Muhammad saw. kepada Islam. Saya meyakini bahwa saya sekarang berada di dalam kegelapan dan dakwah Muhammad saw. adalah cahaya itu. Maka, saya pun mendatangi Muhammad dan aku dapati orang-orang yang kujumpai dalam mimpi, ada di samping beliau. Maka, aku pun masuk Islam.<span id="more-498"></span></p>
<p>Tatkala ibu Sa’ad mengetahui hal ini, dia mogok makan dan minum, padahal Sa’ad sangat berbakti kepadanya sehinga dia merayunya setiap waktu mengharapkannya untuk mau makan walau hanya sedikit, tapi ibunya menolak. Manakala Sa’ad melihat ibunya tetap teguh berpendirian, dia berkata kepadanya, “Wahai ibu! Sesungguhnya saya sangat cinta kepadamu, namun saya lebih mencintai Allah dan Rasul-Nya. Demi Allah, seadainya engkau mempunyai seratus nyawa lalu keluar dari dirimu satu persatu, aku tidak akan meninggalkan agamaku ini demi apapun juga.”</p>
<p>Tatkala sang ibu melihat keteguhan hati anaknya, dia pun menyerah lalu kembali makan dan minum meskipun tidak suka. Allah kemudian menurunkan ayat tentang mereka yang artinya, “Jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kaum mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik.” (Luqmaan: 15)</p>
<p>Maha Benar Allah yang Maha Agung.</p>
<p>Sumber: Asyabalunal ‘Ulama (65 Kisah Teladan Pemuda Islam Brilian), Muhammad Sulthan.</p>
<p><a target="_blank" href="http://www.khabarislam.com/kisah-keislaman-saad-bin-abi-waqqash.html">Sumber</a></p>
<a href="http://indrapermana.com/saad-bin-abi-waqqash.html" title="saad bin abi waqqash">saad bin abi waqqash</a>, <a href="http://indrapermana.com/saad-bin-abi-waqqash.html" title="pengertian keislaman">pengertian keislaman</a>, <a href="http://indrapermana.com/saad-bin-abi-waqqash.html" title="arti waqqash">arti waqqash</a>, <a href="http://indrapermana.com/saad-bin-abi-waqqash.html" title="cerita keislaman abu bakar">cerita keislaman abu bakar</a>, <a href="http://indrapermana.com/saad-bin-abi-waqqash.html" title="kisah keislaman">kisah keislaman</a>, <a href="http://indrapermana.com/saad-bin-abi-waqqash.html" title="kisah pemuda islam">kisah pemuda islam</a>, <a href="http://indrapermana.com/saad-bin-abi-waqqash.html" title="saad bin waqqash">saad bin waqqash</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrapermana.com/saad-bin-abi-waqqash.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Siapakah Abdurrahman bin Auf?</title>
		<link>http://indrapermana.com/abdurrahman-bin-auf.html</link>
		<comments>http://indrapermana.com/abdurrahman-bin-auf.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 22:40:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indra permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[abdurrahman bin auf]]></category>
		<category><![CDATA[kafilah]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrapermana.com/?p=492</guid>
		<description><![CDATA[Ketika mendengar suara hiruk-pikuk, Aisyah sontak bertanya, “Apakah yang telah terjadi di kota Madinah?”
“Kafilah Abdurrahman bin Auf baru datang dari Syam membawa barang-barang dagangannya,” seseorang menjawab.
Ummul Mukminin berkata lagi, “Kafilah yang telah menyebabkan semua ini?”
“Benar, ya Ummul Mukminin. Karena ada 700 kendaraan.”
Aisyah menggeleng-gelengkan kepalanya. Pandangannya jauh menerawang seolah-olah hendak mengingat-ingat kejadian yang pernah dilihat dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-493" title="kafilah" src="http://indrapermana.com/wp-content/uploads/2009/11/kafilah-150x150.jpg" alt="kafilah" width="150" height="150" />Ketika mendengar suara hiruk-pikuk, Aisyah sontak bertanya, “Apakah yang telah terjadi di kota Madinah?”</p>
<p>“Kafilah Abdurrahman bin Auf baru datang dari Syam membawa barang-barang dagangannya,” seseorang menjawab.</p>
<p>Ummul Mukminin berkata lagi, “Kafilah yang telah menyebabkan semua ini?”</p>
<p>“Benar, ya Ummul Mukminin. Karena ada 700 kendaraan.”</p>
<p>Aisyah menggeleng-gelengkan kepalanya. Pandangannya jauh menerawang seolah-olah hendak mengingat-ingat kejadian yang pernah dilihat dan didengarnya.</p>
<p>Kemudian ia berkata, “Aku ingat, aku pernah mendengar Rasululah berkata, `Kulihat Abdurrahman bin Auf masuk surga dengan perlahan-lahan.”<span id="more-492"></span></p>
<p>Sebagian sahabat mendengar itu. Mereka pun menyampaikannya kepada Abdurrahman bin Auf. Alangkah terkejutnya saudagar kaya itu. Sebelum tali-temali perniagaannya dilepaskan, ia segera melangkahkan kakinya ke rumah Aisyah.</p>
<p>“Engkau telah mengingatkanku sebuah hadits yang tak mungkin kulupa.” Abdurrahman bin Auf berkata lagi, “Maka dengan ini aku mengharap dengan sangat agar engkau menjadi saksi, bahwa kafilah ini dengan semua muatannya berikut kendaraan dan perlengkapannya, kupersembahkan di jalan Allah.”</p>
<p>Dan dibagikanlah seluruh muatan 700 kendaraan itu kepada semua penduduk Madinah dan sekitarnya. Sebuah infak yang mahabesar.</p>
<p>Abdurrahman bin Auf adalah seorang pemimpin yang mengendalikan hartanya. Bukan seorang budak yang dikendalikan oleh hartanya. Sebagai bukti, ia tidak mau celaka dengan mengumpulkan harta kemudian menyimpannya. Ia mengumpulkan harta dengan jalan yang halal.</p>
<p>Kemudian, harta itu tidak ia nikmati sendirian. Keluarga, kaum kerabatnya, saudara-saudaranya dan masyarakat ikut juga menikmati kekayaan Abdurrahman bin Auf.</p>
<p>Saking kayanya Abdurrahman bin Auf, seseorang pernah berkata, “Seluruh penduduk Madinah bersatu dengan Abdurrahman bin Auf. Sepertiga hartanya dipinjamkan kepada mereka. Sepertiga lagi dipergunakannya untuk membayar utang-utang mereka. Dan sepertiga sisanya diberikan dan dibagi-bagikan kepada mereka.”</p>
<p>Abdurahman bin Auf sadar bahwa harta kekayaan yang ada padanya tidak akan mendatangkan kelegaan dan kesenangan pada dirinya jika tidak ia pergunakan untuk membela agama Allah dan membantu kawan-kawannya. Adapun, jika ia memikirkan harta itu untuk dirinya, ia selalu ragu saja.</p>
<p>Pada suatu hari, dihidangkan kepada Abdurahman bin Auf makanan untuk berbuka puasa. Memang, ketika itu ia tengah berpuasa. Sewaktu pandangannya jatuh pada hidangan tersebut, timbul selera makannya. Tetapi, beberapa saat kemudian ia malah menangis dan berkata, “Mush’ab bin Umair telah gugur sebagai seorang syahid. Ia seorang yang jauh lebih baik daripadaku. Ia hanya mendapat kafan sehelai burdah; jika ditutupkan ke kepalanya, maka kelihatan kakinya. Dan jika ditutupkan kedua kakinya, terbuka kepalanya.”</p>
<p>Abdurrahman bin Auf berhenti sejenak. Kemudian melanjutkan dengan suara yang juga masih terisak dan berat, “Demikian pula Hamzah yang jauh lebih baik daripadaku. Ia pun gugur sebagai syahid, dan di saat akan dikuburkan hanya terdapat baginya sehelai selendang. Telah dihamparkan bagi kami dunia seluas-luasnya, dan telah diberikan pula kepada kami hasil sebanyak-banyaknya. Sungguh kami khawatir telah didahulukan pahala kebaikan kami.”</p>
<p>Begitulah Abdurrahman bin Auf. Ia selalu takut bahwa hartanya hanya akan memberatkan dirinya di hadapan Allah. Ketakutan itu sering sekali, akhirnya menumpahkan air matanya. Padahal, ia tidak pernah mengambil harta yang haram sedikitpun.</p>
<p>Pada hari lain, sebagian sahabat berkumpul bersama Abdurrahman bin Auf menghadapi jamuan di rumahnya. Tak lama setalah makanan diletakkan di hadapan mereka, tiba-tiba ia kembali menangis. Sontak para sahabat terkejut. Mereka pun bertanya, “Kenapa kau menangis, wahai Abdurrahman bin Auf?”</p>
<p>Abdurrahman bin Auf sejenak tidak menjawab. Ia menangis tersedu-sedu. Sahabat benar-benar melihat bahwa betapa halusnya hati seorang Abdurrahman bin Auf. Ia mudah tersentuh dan begitu penuh kekhawatiran akan segala apa yang diperbuatnya di dunia ini.</p>
<p>Kemudian terdengar Abdurrahman bin Auf menjawab, “Rasulullah saw. wafat dan belum pernah beliau berikut keluarganya makan roti gandum sampai kenyang. Apa harapan kita apabila dipanjangkan usia tetapi tidak menambah kebaikan?”</p>
<p>Jika sudah begini, bukan hanya Abdurrahman bin Auf yang menangis, para sahabat pun akan ikut menangis. Mereka adalah orang-orang yang hatinya mudah tersentuh, dekat dengan Allah dan tak pernah berhenti mengharap ridha Allah. (sa)</p>
<p><a target="_blank" href="http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/siapakah-abdurrahman-bin-auf.htm" target="_blank">Sumber</a></p>
<a href="http://indrapermana.com/abdurrahman-bin-auf.html" title="kisah abdurrahman bin auf">kisah abdurrahman bin auf</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrapermana.com/abdurrahman-bin-auf.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>integrasi blog dengan notes facebook</title>
		<link>http://indrapermana.com/integrasi-blog-dengan-notes-facebook.html</link>
		<comments>http://indrapermana.com/integrasi-blog-dengan-notes-facebook.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 02:31:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indra permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips praktis]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[integrasi]]></category>
		<category><![CDATA[notes facebook]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrapermana.com/?p=472</guid>
		<description><![CDATA[bagi seorang blogger, tentu saja anda ingin tulisan anda dibaca oleh semua orang, tapi bagaimana jika tidak ada pengunjung sama sekali yang membaca tulisan anda?? atau yang membaca tulisan anda yang super keren itu hanyalah teman-teman anda saja, tentu semangat anda untuk ngeblog bakal turun drastis kan?
nah, daripada pusing mikirin SEO, trus beli puluhan ebook [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-488" title="facebook" src="http://indrapermana.com/wp-content/uploads/2009/11/facebookJPG-150x150.jpg" alt="facebook" width="150" height="150" />bagi seorang <strong>blogger</strong>, tentu saja anda ingin tulisan anda dibaca oleh semua orang, tapi bagaimana jika tidak ada pengunjung sama sekali yang membaca tulisan anda?? atau yang membaca tulisan anda yang super keren itu hanyalah teman-teman anda saja, tentu semangat anda untuk ngeblog bakal turun drastis kan?</p>
<p>nah, daripada pusing mikirin <strong>SEO</strong>, trus beli puluhan ebook mahal tentang cara mendatangkan trafik ke blog anda, anda sebenarnya dapat memanfaatkan resource yang sudah ada dan gratis tentunya. jika anda memiliki account facebook yang memiliki ratusan teman, maka sebenarnya account <strong>facebook</strong> anda dapat dijadikan sumber traffic blog anda, tetapi ini berlaku hanya jika anda mengoptimalkan fungsi facebook itu sendiri.<span id="more-472"></span></p>
<p>saya disini sekarang akan membahas tentang bagaimana tulisan yang ada di facebook anda otomatis muncul di halaman facebook anda sebagai notes. tentu dengan membuat tautan balik ke blog anda, blog anda akan ramai pengunjung oleh orang-orang yang membaca notes anda, apalagi jika anda men-tag teman-teman anda.</p>
<p>nah, daripada berpanjang lebar, mari kita mulai tutorialnya.</p>
<p>yang pertama adalah buka account facebook anda. lalu setelah login, di kiri bawah ada tombol &#8220;applications&#8221;</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-476" title="applications" src="http://indrapermana.com/wp-content/uploads/2009/11/ScreenHunter_01-Nov.-15-08.541.jpg" alt="applications" width="268" height="30" /></p>
<p>lalu setelah di klik tombol applications, klik &#8220;notes&#8221;</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-474" title="klik notes" src="http://indrapermana.com/wp-content/uploads/2009/11/ScreenHunter_03-Nov.-15-08.55.jpg" alt="ScreenHunter_03 Nov. 15 08.55" width="111" height="142" /></p>
<p>setelah muncul tampilan &#8220;notes&#8221;, lihat di sebelah kanan ada kotak &#8220;notes setting&#8221;, nah disitu ada link bertuliskan &#8220;import a blog&#8221;</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-478" title="notes setting" src="http://indrapermana.com/wp-content/uploads/2009/11/ScreenHunter_04-Nov.-15-08.56.jpg" alt="notes setting" width="202" height="266" /></p>
<p>lalu klik link tersebut, dan anda akan dibawa ke tampilan form untuk memasukkan url blog anda</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-479" title="masukkan URL" src="http://indrapermana.com/wp-content/uploads/2009/11/ScreenHunter_06-Nov.-15-08.56.jpg" alt="masukkan URL" width="418" height="177" /></p>
<p>dan silakan anda masukkan url blog anda, jangan lupa memakai &#8220;http://&#8221;. nah jika blog anda tidak muncul di notes anda, anda bisa memasukkan URL nya dengan format &#8220;http://namadomainanda.com/feed&#8221;, jadi ditambahkan &#8220;/feed&#8221; di belakang url domain anda.</p>
<p>baiklah, happy blogging.</p>
<a href="http://indrapermana.com/integrasi-blog-dengan-notes-facebook.html" title="integrasi blogspot dam facebook">integrasi blogspot dam facebook</a>, <a href="http://indrapermana.com/integrasi-blog-dengan-notes-facebook.html" title="afta untuk tautan facebook">afta untuk tautan facebook</a>, <a href="http://indrapermana.com/integrasi-blog-dengan-notes-facebook.html" title="blog anak fk">blog anak fk</a>, <a href="http://indrapermana.com/integrasi-blog-dengan-notes-facebook.html" title="link notes facebook">link notes facebook</a>, <a href="http://indrapermana.com/integrasi-blog-dengan-notes-facebook.html" title="notes facebook">notes facebook</a>, <a href="http://indrapermana.com/integrasi-blog-dengan-notes-facebook.html" title="seo note facebook">seo note facebook</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrapermana.com/integrasi-blog-dengan-notes-facebook.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
